Wisata di Bali Selain Pantai: 5 Aktivitas Seru di Sekitar Uluwatu dan Jimbaran
Bagi Anda yang ingin mendapatkan waktu bersantai, liburan ke tempat tenang mungkin akan jadi opsi utama. Pulau Dewata misalnya, menawarkan ragam destinasi menarik untuk dikunjungi. Anda juga bisa menikmati wisata di Bali selain pantai, meski memang area pesisir selalu menghadirkan pesona tersendiri.
Beberapa area menarik, seperti Jimbaran dan Uluwatu, jadi alternatif ketika Anda ingin menikmati liburan yang tidak selalu bernuansa pesisir dan pantai di area selatan Bali yang memang terkenal sejak lama.
Area Jimbaran dan Uluwatu punya banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari pasar lokal, tebing, petualangan dan atraksi udara, hingga wisata budaya seperti di GWK Cultural Park.
Wisata selain Pantai di Bali Selatan: Selalu Jadi Opsi Menarik

Semua orang merasakan hawa terik yang terjadi beberapa waktu belakangan. Ketika musim panas masih berada di puncaknya, cuaca terik tengah hari akan sangat menantang untuk berwisata ke pantai.
Maka dari itu, wisata di Bali selain pantai menjadi rekomendasi yang diberikan agar Anda tetap bisa menikmati nuansa yang menenangkan dan membantu Anda bersantai.
Dari sekian banyak aktivitas yang bisa dilakukan dan destinasi yang bisa dikunjungi, setidaknya ada lima aktivitas yang bisa direkomendasikan di artikel ini. Mulai dari wisata budaya, pasar lokal, panorama tebing, petualangan paralayang, dan suasana pasar tradisional yang unik.
Jika ingin mendapatkan ‘paket lengkap’ pada beberapa aktivitas sekaligus, GWK jadi opsi tepat sebab memiliki pertunjukan seni, budaya, dan panorama di satu kawasan yang sama.
5 Aktivitas di Uluwatu dan Sekitarnya selain Pantai, Mana yang Menarik Perhatian Anda?

Jika Anda berkunjung ke daerah Uluwatu, beberapa aktivitas ini bisa jadi opsi yang menarik untuk dipilih.
1. Wisata Budaya di GWK Cultural Park
Wisata budaya di GWK Cultural Park jadi salah satu rekomendasi utama untuk wisata di Bali selain pantai. Beberapa daya tarik utama yang bisa Anda nikmati diantaranya:
- Patung Garuda Wisnu Kencana, patung ikonik dengan kisah mitologi menarik di baliknya. Titik jelajah yang bisa disambangi adalah Iconic Alley, Titian Garuda, Plaza Kura-Kura, hingga masuk ke dalam patung tersebut.
- Statue Tour, Anda dapat memilih paket Reguler + Statue Tour atau Ultimate Package. Perlu diingat, terdapat batas usia, kapasitas, dan syarat untuk mengikuti tur ini. Anda dapat langsung memeriksanya di sini.
- Pertunjukan budaya, daily cultural performance dapat dinikmati di banyak lokasi GWK. Selain itu, Anda juga dapat menikmati pertunjukan utama BarAong Show yang dihelat di Amphitheater, sebuah pertunjukan megah dan imersif untuk semua orang.
- Galeri, foto, dan oleh-oleh, berkunjung ke Kencana Gallery, Kencana Photo Studio, dan Kencana Souvenir, Anda dapat menikmati sensasi berbelanja berbagai oleh-oleh khas Bali dan GWK untuk dibawa pulang.
- Restoran dan kafe di dalam kawasan GWK, tersedia pula tempat makan dengan kualitas sajian yang luar biasa, dipadukan dengan pemandangan panorama Bali Selatan yang indah.
Wisata budaya di GWK ini bisa dinikmati di pagi atau malam hari, tergantung waktu yang Anda miliki. Tentu, pengalaman yang didapatkan akan berbeda, dan sangat direkomendasikan mencoba keduanya.
2. Menjelajah Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran
Pasar ikan tradisional ini bisa jadi destinasi menarik karena Anda berkesempatan merasakan kehidupan lokal. Anda juga dapat melihat hasil tangkapan segar yang dibawa nelayan setiap pagi, dan jelas bisa Anda beli dan olah dengan rasa yang luar biasa.
Kunjungan ke Pasar Ikan Kedonganan bisa dilakukan sebagai kegiatan pagi, sebelum Anda singgah dan menikmati sajian wisata budaya di GWK.
Sedikit tips untuk Anda yang ingin mendapatkan pengalaman terbaik, datanglah pagi hari, kemudian bawa uang tunai dalam pecahan kecil, dan tanyakan harga sebelum membeli berbagai ikan yang ada di sana.
3. Menikmati Panorama dari Karang Boma Cliff, Uluwatu
Karang Boma Cliff merupakan tebing kapur dengan ketinggian sekitar 70 meter di atas permukaan laut. Area ini menjadi salah satu titik pandang yang banyak diminati di area Uluwatu, destinasi wisata di Bali selain pantai yang menarik.
Kegiatan utama yang bisa dilakukan adalah berfoto dan menikmati panorama sore, tanpa harus turun ke pantai.
Catatan utamanya adalah selalu jaga keselamatan di tepi tebing, terutama saat membawa anak. Meski area ini sudah didesain untuk menjaga keselamatan setiap pengunjung, namun tidak berarti risikonya nihil.
4. Paralayang di Tebing Uluwatu
Jika ingin memacu adrenalin, maka aktivitas paralayang di Tebung Uluwatu bisa jadi ide yang menarik dicoba. Anda akan merasakan sensasi terbang di atas tebing dan laut, sambil menikmati deru angin dan pemandangan dari ketinggian.
Banyak penyedia jasa yang siap mengakomodir kebutuhan Anda untuk terbang di sini, dengan range harga yang masih terbilang masuk akal. Standar keamanan tinggi senantiasa diterapkan, sehingga keselamatan semua pengunjung jadi hal utama.
Aktivitas ini akan sangat bergantung pada cuaca dan kecepatan angin. Maka dari itu, cek ramalan cuaca sebelum mencobanya, dan pastikan penyedia jasa yang berizin resmi.
5. Pasar Tradisional Jimbaran
Pasar Tradisional Jimbaran adalah pasar pagi yang menyediakan buah, sayur, dan hasil bumi masyarakat lokal. Berbeda dari pasar ikan, pengalaman yang didapatkan lebih kepada kegiatan masyarakat di area yang tidak terlalu bernuansa pantai.
Anda bisa datang ke area ini karena cocok untuk berjalan-jalan santai dan melemaskan kaki. Mengenal kuliner lokal, berinteraksi dengan masyarakat, dan menikmati waktu di Bali tanpa terburu-buru.
Datanglah di pagi hari saat pasar sedang ramai dengan aktivitas masyarakat, untuk mendapatkan pengalaman terbaiknya.
Gambaran Rencana Satu Hari Wisata di Bali: Pasar, Tebing, dan Wisata Budaya

Untuk menikmati seharian bertualang di Bali tanpa mampir ke pantai bukan hal yang sulit. Sebagai gambaran, Anda dapat mengikuti itinerary singkat ini:
- Pagi: singgah ke Pasar Ikan Kedonganan atau Pasar Tradisional Jimbaran
- Pagi menjelang siang: berpindah ke Karang Boma Cliff, atau mencoba paralayang jika cuaca dan angin sedang mendukung
- Sore hingga malam: bergeser ke GWK Cultural Park. Mulai dengan menjelajah kawasan GWK, kemudian lanjutkan dengan menikmati pertunjukan budaya dan galeri yang ada. Anda dapat melanjutkannya ke Statue Tour malam mulai pukul 18.00 WITA, dan ditutup dengan belanja oleh-oleh di Kencana Souvenir
Anda dapat mengecek jadwal pertunjukan di GWK untuk memastikan agenda kunjungan dan pertunjukan yang ingin Anda saksikan. Pastikan tidak melewatkan pertunjukan BarAong Show, untuk pengalaman mengesankan yang tidak tergantikan.
Pertimbangkan pula waktu perjalanan yang harus dilalui antara satu titik ke titik berikutnya, supaya jadwal perjalanan tidak sampai salah perhitungan.
Tips Praktis untuk Anda yang Ingin Berwisata di Bali Tanpa ke Pantai
Menikmati Bali memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari melihat alamnya yang indah, keramahan warga lokal yang membuat nyaman, hingga budayanya yang luar biasa.
Agar Anda benar-benar bisa menikmati apa yang dimiliki Bali, beberapa tips berikut ini bisa Anda jadikan acuan:
- Pakaian dan perlengkapan, bawa topi, tabir surya, alas kaki yang nyaman, dan botol air minum yang bisa diisi ulang
- Waktu kunjungan, rencanakan waktu keberangkatan untuk tur singkat Anda, dan sesuaikan dengan jadwal pertunjukan yang ingin disaksikan
- Selalu junjung tinggi etika dn area budaya yang Anda kunjungi. Ingat, masyarakat Bali masih memegang erat nilai-nilai tradisional
- Transportasi: sangat direkomendasikan menggunakan mobil sewaan untuk mendukung mobilitas. Ketika sampai di GWK, Anda bisa memanfaatkan buggy dengan sedikit tambahan biaya
- Tetap waspada dan ikuti semua prosedur keselamatan ketika berkunjung ke setiap destinasi, terutama destinasi seperti paralayang di Uluwatu
Di setiap destinasi wisata non-pantai yang ada di artikel ini, fasilitas pendukungnya relatif lengkap. Di GWK sendiri, fasilitas seperti toilet, area istirahat, dukungan pada penyandang disabilitas, dan akses informasi sudah sangat mendukung sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Mulai beraktivitas dari pagi hari, Anda dapat menikmati suasana Bali sepenuhnya bahkan tanpa perlu menyambangi pantai. Mulai dari pasar tradisional, tebing yang unik, paralayang, hingga karya seni dan pertunjukan di GWK Cultural Park, semua bisa dinikmati di satu hari yang sama dengan aktivitas padat dan menyenangkan.
Anda juga dapat melengkapi perjalanan dan liburan di Bali Selatan dengan wisata di GWK Cultural Park. Pesan tiketnya sekarang juga secara online di situs resmi ini, dan gunakan promo GWK20 untuk kunjungan di periode promo.
Nikmati wisata di Bali selain pantai dengan singgah ke GWK Cultural Park, dan dapatkan pengalaman terbaik di Pulau Dewata sekarang juga!
FAQ
1. Apa saja wisata di Bali selain pantai di area Uluwatu dan Jimbaran?
– GWK Cultural Park, Pasar Ikan Kedonganan, Karang Boma Cliff, Paralayang di Tebing Uluwatu, Pasar Tradisional Jimbaran.
2. Apakah ada kegiatan petualangan selain pantai di Uluwatu?
– Ya, ada. Anda dapat mencoba paralayang di tebing yang berada di Uluwatu.
3. Berapa harga tiket GWK Cultural Park?
– GWK Ultimate Package, Rrp400,000 / tiket. Publish Entrance Ticket, Rp150,000 / tiket. Buggy Shuttle Service, Rp40,000 / tiket.-
4. Berapa lama waktu yang pas untuk berkunjung ke GWK?
– Anda bisa datang di pagi hari, dan menikmati semua area serta pertunjukannya. Tutup dengan pertunjukan BarAong Show dan makan malam di restoran yang ada di area GWK.
Gallery



