JENDELA BALI INTRODUCES A NEW FACE WITH AN INDONESIAN FUSION CONCEPT, PRESENTING A NEW MENU AND COCKTAIL CREATIONS
Acara Re-Launch Jendela Bali yang dilaksanakan pada 26 Juni 2026 di kawasan GWK Cultural Park, sukses menjadi momentum lahirnya inovasi baru dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih modern, tanpa meninggalkan kekayaan cita rasa Indonesia sebagai identitas utamanya. Melalui konsep Indonesian Fusion, Jendela Bali meluncurkan deretan menu dan kreasi cocktail terbaru yang memadukan kekayaan kuliner Nusantara dengan sentuhan teknik dan presentasi modern. Acara peluncuran dikemas secara interaktif melalui sesi cooking demo, cocktail demo, serta hiburan musik yang menciptakan suasana hangat dan meriah.
Pada sesi cooking demo, Chef Peter memperkenalkan tiga menu terbaru, yaitu Iga Bakar Dewata, Ayam Pop with Coconut Curry Sauce, dan Udang Bakar Jimbaran Style with Miso Butter Sauce. Ketiga hidangan tersebut menghadirkan interpretasi baru atas cita rasa khas Indonesia melalui perpaduan bahan lokal dan teknik memasak modern. Sementara itu, pada sesi cocktail demo, Setia Firman mempersembahkan tiga signature cocktail terbaru, yakni Agni Usna, Pertiwi Guna, dan Apah Dhara. Ketiga kreasi tersebut menawarkan eksplorasi rasa yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Indonesia, menghadirkan pengalaman menikmati minuman yang unik dan berkarakter.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan para DJ, yaitu Javier, Beamsc, Jeremy Jay feat. Fier. Yogave, serta penampilan spesial dari penyanyi Paul Aro yang menghadirkan hiburan sepanjang malam.
“Re-Launch ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan tanpa meninggalkan identitas cita rasa Indonesia yang menjadi fondasi Jendela Bali dan GWK Cultural Park. Melalui konsep Indonesian Fusion, kami ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih segar, dinamis, dan selaras dengan perkembangan gaya hidup masyarakat saat ini,” ujar Ch. Rossie Andriani, Direktur Operasional GWK Cultural Park.
Melalui peluncuran menu terbaru ini, mempertegas komitmen Jendela Bali untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang relevan dengan perkembangan dunia kuliner tanpa meninggalkan kekayaan cita rasa Indonesia sebagai identitas utamanya.
Berlokasi di kawasan ikonik GWK Cultural Park, Jendela Bali memiliki posisi strategis sebagai destinasi kuliner yang menawarkan perpaduan keindahan panorama Bali dengan pengalaman gastronomi bercita rasa lokal yang autentik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Seluruh menu dan kreasi cocktail terbaru dapat dinikmati mulai 1 Juli 2026 di Jendela Bali.


Tentang Jendela Bali
Jendela Bali merupakan destinasi kuliner yang berlokasi di kawasan GWK Cultural Park dan menghadirkan pengalaman bersantap dengan konsep inovasi. Mengolah kekayaan cita rasa Nusantara melalui pendekatan modern, Jendela Bali menawarkan sajian yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa meninggalkan identitas lokal.
Meskipun berada di dalam kawasan GWK Cultural Park, pengunjung dapat menikmati hidangan di Jendela Bali tanpa dikenakan tiket masuk kawasan. Selain berfungsi sebagai destinasi kuliner, Jendela Bali juga dirancang fleksibel sebagai venue MICE untuk pertemuan bisnis, acara korporat, maupun private event seperti wedding, corporate dinner. Melalui pengembangan menu yang dilakukan secara berkala, Jendela Bali terus memperkuat posisinya sebagai destinasi kuliner dan gaya hidup yang inklusif, dinamis, dan berakar pada cita rasa Indonesia.
